Syarat dan Ketentuan

Dengan ini saya/ kami sebagai pemohon, selanjutnya disebut  Nasabah, menyatakan tunduk dan mentaati semua Ketentuan Umum dan Persyaratan Pembukaan Rekening Tabungan yang berlaku di DANAKU AMANAH, Syariah yang selanjutnya disebut BMT, termasuk tetapi tidak terbatas pada Ketentuan dan syarat sbb :

A. Rekening

  1. Rekening adalah catatan pembukuan BMT atas produk simpanan BMT  yang dibuka atas permohonan tertulis dari Nasabah atau dengan cara lain (online) yang ditentukan oleh BMT dan memenuhi segala persyaratan sebagaimana ditentukan oleh BMT
  2. Jenis mata uang yang dapat digunakan untuk membuka Rekening adalah mata uang rupiah, atau  sesuai dengan kesepakatan lain
  3. Nasabah yang membuka rekening di BMT dapat berbentuk perorangan atau badan usaha/ badan hokum
  4. Bilamana Nasabah  membuka lebih dari satu rekening  pada BMT, baik pada satu kantor BMT maupun lebih, maka seluruh rekening tersebut disetujui oleh Nasabah sebagai satu kesatuan
  5. BMT atas kebijakannya sendiri berhak menolak permohonan pembukaan rekening tanpa berkewajiban untuk mengemukakan alasannya kepada calon Nasabah

B. Data Anggota/ Nasabah/ Customer Information File 

  1. Untuk keperluan aplikasi  pembukaan rekening  di BMT, Nasabah wajib memberikan data dan dokumen yang dipersyaratkan oleh BMT
  2. BMT   berhak meminta informasi  dan dokumen pendukung serta menatakerjakan data profile Nasabah sesuai dengan kebutuhan  perundang-undangan yang berlaku
  3. Nasabah menjamin bahwa semua dokumen dan keterangan yang diberikan kepada BMT adalah benar, lengkap, asli, sah dan sesuai  dengan perundang-undangan yang berlaku
  4. Data Nasabah antara lain alamat, nomor telepon rumah/ kantor/ ponsel yang dipergunakan BMT adalah adalah alamat dan nomor telepon yang tercatat terakhir di BMT
  5. Nasabah wajib memberitahukan dan menyampaikan perubahan data kepada BMT apabila terdapat perubahan data dan perubahan tersebut jika pemberitahuan tersebut telah diterima dan/ atau disetujui  oleh BMT

C. Transaksi

  1. Transaksi adalah kegiatan pembukuan pada suatu rekening baik penambahan saldo (penyetoran dana) atau pengurangan saldo (penarikan dana) pada rekening Nasabah yang pengaturannya mengacu pada ketentuan yang berlaku di BMT
  2. Dana yang disetorkan/ dipergunakan/ ditransaksikan pada BMT tidak berasal dari / untuk tujuan tindak pidana pencucian uang (money laundering).
  3. Setiap transaksi yang menggunakan surat berharga/ warkat kliring dan sarana perbankkan lainnya berlaku pula ketentuan perundang-undangan yang mengatur tentang hal tersebut
  4. Nasabah bertanggung jawab atas keamanan perintah transaksi / surat berharga yang diberikan oleh dan kepada BMT , termasuk penyalahgunaan, pemalsuan, dan penggandaan  yang menyebabkan tindak kejahatan
  5. Berdasarkan iktikad baik, BMT berhak melakukan koreksi terhadap pembukuan rekening Nasabah tanpa kewajiban memberitahukan kepada Nasabah
  6. Apabila terdapat perbedaan antara catatan BMT dengan catatan yang ada pada Nasabah, maka yang dipergunakan adalah catatan pada pembukuan BMT, dan dengan ini Nasabah menyatakan tunduk, mengakui dan menerima bahwa catatan yang ada pada BMT

D. Bagi Hasil, Bonus, Pajak dan Biaya

  1. Untuk  simpanan berakad  mudharabah, BMT memberikan bagi hasil kepada Nasabah berdasarkan ketentuan yang berlaku di BMT atau berdasarkan nisbah yang disepakati kedua belah pihak (BMT dan Nasabah)pada saat awal pembukuan rekening
  2. Untuk simpanan berakad wadiah, BMT dapat (tetapi tidak wajib) memberikan bonus atas oleh BMT
  3. Pendapatan atas bagi hasil atau bonus yang diterima oleh Nasabah akan dikenakan pajak yang besarnya sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku
  4. Ketentuan mengenai biaya dan besarnya biaya yang harus ditanggung oleh Nasabah terkait dengan simpanan, fasilitas dan layanan jasa BMT ditentukan oleh BMT, dan dapat berubah sewaktu-waktu, dan dengan ini Nasabah menyatakan setuju dan memberi kuasa kepada BMT untuk sewaktu-waktu medebet rekening Nasabah untuk keperluan pembayaran biaya dimaksud.  Untuk saat ini biaya hanya dikenakan untuk pergantian buku yang besarnya ditentukan oleh BMT

E. Nasabah Meninggal Dunia/ Pailit/ Dibubarkan

  1. Dalam hal Nasabah meninggal dunia atau dinyatakan pailit atau dibubarkan atau diletakkan di bawah pihak yang ditunjuk untuk itu. BMT sewaktu-waktu berhak untuk melakukan penutupan rekening secara administrative untuk sementara, dan hanya akan mengalihkan hak atas nama ahli waris yang sah atau pihak yang ditunjuk tersebut, sesuai ketentuan BMT maupun perundang-undangan yang berlaku
  2. BMT berhak meminta dokumen yang dapat diterima sebagai bukti yang sah tentang rekeudukannya sebagai  ahli waris atau pengganti hak
  3. Ketentuan terkait  dengan Nasabah meninggal dunia/ pilit/ dibubarkan mengacu pada ketentuan umum yang berlaku di BMT

F. Kehilangan dan Penyalahgunaan Rekening / Fasilitas

  1. Dalam hal bukti kepemilikan rekening hilang, nasabah wajib memberitahukan kepada BMT
  2. BMT segera melakukan pemblokiran atas rekening dimaksud berdasarkan laporan Nasabah yang dilengkapi surat keterangan kehilangan
  3. BMT tidak bertanggung jawab atas setiap transaksi yang terjadi sebelum diterimanya laporan kehilangan
  4. BMT behak tidak menerbitkan bukti kepemilikan rekening baru jika dianggap ganjil atau iktikad tidak baik dibalik kehilangan tersebut
  5. Setiap penerbitan bukti kepemilikan rekening akan dikenakan biaya administrative
  6. BMT  dibebaskan dari segala tuntutan dan kerugian yang timbul karena kehilangan/ pemalsuan dan atau penyalahgunaan bukti-bukti kepemilikan rekening oleha Nasabah atau pihak lain

G. Ketentuan Umum dan Fasilitas

  1. Sebagai bukti menabung, BMT menerbitkan buku Tabungan yang dipegang/ disimpan oleh Nasabah
  2. Untuk pembukuan Tabungan Nasabah harus melakukan setoran sebesar minimal nominal yang dipersyaratkan
  3. Batas minimum dan tatacara setoran berikutnya ke rekening Tabungan ditetapkan sesuai jenis tabungan, setoran dan pendebetan rekening untuk keperluan rutin, dengan ini Nasabah menguasakan kepada BMT untuk melakukan pendebetan langsung setiap bulan
  4. Nasabah wajib memelihara saldo minimal yang dipersyaratkan
  5. Apabila setoran tidak disertakan buku Tabungan, maka setoran berikutnya wajib menyertakan buku.

Tabungan Aksa



 

Digolongkan kedalam Mudharobah, merupakan dana kelolaan atas kerja sama keanggotaan (Otomatis menjadi Nasabah/ Anggota Danaku Amanah)

  1. Dana ini dapat digunakan/ dikelola oleh Danaku Amanah untuk tujuan bisnis professional
  2. Nasabah/ Anggota dapat menerima bagi hasil (SHU)/ Keuntungan
  3. Merupakan Tabungan Biasa (suka rela)
  4. Saldo Awal Minimal Rp. 70.000.- (Simpanan Pokok Rp. 50.000,. + Simpanan Wajib Rp. 10.000.- + Simpanan Sukarela Rp. 5.000.- + Pendaftaran Anggota Rp. 3.000.- + Biaya Administrasi Buku Rp. 2.000.-).
  5. Saldo Minimum Rp. 60.000.-
  6. Dikenakan Biaya Administrasi Buku Rp. 2.000.- (Pada saat pembukaan rekening dan pergantian buku).
  7. Dapat diambil atau mengajukan pinjaman setelah minimal 3 bulan
  8. Tabungan ini dapat digunakan untuk pembiayaan Sekolah/ Kuliah, pembiayaan untuk pembelian Hewan Aqiqah/ Qurban, Zakat, Infaq dan Shodakah atau untuk keperluan Umroh/ Haji Plus dll.
  9. Dapat digunakan untuk keperluan pembayaran tagihan rutin seperti transfer, telepon/ telkomsel, PDAM & PLN, Pembelian Pulsa (All Operator), Speedy, TV berlangganan, Pembelian Tiket Kereta Api/ Pesawat dll.
  10. Dapat digunakan sebagai agunan/ jaminan kredit (pinjaman).
Syarat dan Ketentuan Tabungan AKSA :
  1. Copy KTP/ SIM/ KK (Untuk Pelajar) atau Kartu Osis, Passport
  2. Menyerahkan Pas Photo 3×4 = 2 lembar
  3. Mengisi formulir pembukaan rekening/ Anggota
  4. Setoran Awal Minimal Rp. 70.000.-
  5. Biaya Administrasi Buku Rp. 2.000.- (Pada saat pembukaan rekening dan pergantian buku).

Tabungan Timur



Digolongkan kedalam Wad i’ah Al-Amanah (Titipan Murni) merupakan titipan yang harus di jaga penuh Amanah.

  1. Dana Titipan tidak boleh digunakan oleh Danaku Amanah untuk keperluan apapun
  2. Dapat diambil sewaktu-waktu
  3. Saldo Awal Minimal Rp. 10.000
  4. Saldo Minimum Rp. 10.000.-
  5. Dikenakan Biaya Administrasi Buku Rp. 2.000.- (Pada saat pembukaan rekening dan pergantian buku).
  6. Tidak mendapat bagi hasil (dari SHU)
  7. Apabila Danaku Amanah mendapat bagi hasil dari Bank (Syariah) maka akan mendapat bonus secara proporsional
  8. Tabungan ini dapat digunakan untuk pembiayaan Sekolah/ Kuliah, pembiayaan untuk pembelian Hewan Aqiqah/ Qurban, Zakat, Infaq dan Shadakah atau untuk keperluan Umroh/ Haji Plus dll
  9. Dapat digunakan untuk keperluan pembayaran tagihan rutin seperti transfer, telepon/ telkomsel, PDAM & PLN, Pembelian Pulsa (All Operator), Speedy, TV berlangganan, Pembelian Tiket Kereta Api/ Pesawat dll

Syarat dan Ketentuan Tabungan TIMUR

  1. Copy KTP/ SIM/ KK (Untuk Pelajar) atau Kartu Osis, Passport
  2. Mengisi formulir pembukaan rekening & Specimen of Signature
  3. Setoran Awal Minimal Rp. 10.000.-
  4. Biaya Administrasi Buku Rp. 2.000.- (Pada saat pembukaan rekening dan pergantian buku).

Finance Mudhorobah



Modal pengembangan usahadikenakan bagi hasil dari laba sebesar 70% untuk peminjam dan 30% untuk DANAKU AMANAH, dibayar sesuai kesepakatan peminjam dengan pengurus. Mudhorobah merupakan penanaman dana dari pemilik dana (shahibul maal) kepada pengelola dana (mudharib) untuk melakukan kegiatan usaha tertentu dengan pembagian menggunakan metode bagi untung rugi (profit and loss sharing) atau metode bagi pendapatan (revenue sharing) antara kedua belah pihak berdasarkan nisbah (bagian keuntungan usaha bagi masing-masing pihak yang besarnya ditetapkan berdasarkan kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya).

Dalam pembiayaan mudhorobah, DANAKU AMANAH bertindak sebagai shahibul maal dan nasabah bertindak sebagai mudharib. Jangka waktu pembiayaan, pengembalian dana dan pembagian keuntungan ditentukan berdasarkan kesepakatan DANAKU AMANAH dan nasabah. Meskipun DANAKU AMANAH tidak ikut serta dalam pengelolaan usaha nasabah, namun DANAKU AMANAH memiliki hak dalam pengawasan dan pembinaan usaha nasabah.
Apabila usaha yang dibiayai tersebut mengalami kerugian, maka sepenuhnya ditanggung oleh DANAKU AMANAH, kecuali kerugian tersebut terjadi akibat dari kesalahan/ penyalahgunaan yang dilakukan oleh nasabah.

Dalam hal ini, DANAKU AMANAH dapat meminta jaminan/ agunan untuk mengantisipasi risiko apabila nasabah tidak memenuhi kewajiban sebagaimana dimuat dalam akad. Sebagaimana skema pembiayaan yang lain, skema pembiayaan bagi hasil juga memiliki kelemahan dalam penerapannya terutama berkaitan dengan besarnya risiko yang meliputi risiko pembiayaan, risiko pasar dan risiko operasional. Untuk meminimalisir risiko UUPS mewajibkan semua unit usaha Syariah menerapkan manajemen risiko. Kendala penerapan pembiayaan ini terutama berkaitan dengan masalah keagenan yaitu asimetric information, moral hazard dan adverse selection (seleksi yang merugikan). Dalam prakteknya kendala-kendala ini diantisipasi dengan penerapan Incentive-compatible constraint.

Al Qardhul Hasan



Al Qardhul Hasan (Pembiayaan Kebaikan) Pinjaman yang digunakan untuk keperluan mendesak (darurat) misalnya berobat, biaya sekolah, hanya dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 25.000,- dibayar dimuka, lama pinjaman maksimal 6 bulan sesuai dengan besar kecilnya pinjaman.

Prosedur Pinjaman :

  1. Nasabah/ Anggota yang akan mengajukan jenis pembiayaan ini harus membuat surat pengajuan pinjaman uang kepada DANAKU AMANAH
  2. DANAKU AMANAH memeriksa pengajuan pinjaman AL QARDUL HASAN dari Nasabah/ Anggota, mengecek kebenarannya.
  3. DANAKU AMANAH berhak menolak atau menyetujui pembiayaan yang diajukan berdasarkan penilaian yang dilakukan
  4. Besarnya pinjaman yang akan diberikan disesuaikan dengan kondisi keuangan DANAKU AMANAH. Pinjaman jenis AL QARDUL HASAN tidak dikenai bagi hasil
  5. Nasabah/ Anggota berkewajiban mengembalikan pinjaman sesuai kesepakatan dengan DANAKU AMANAH